Liputan Bola Terkini – Kekalahan pahit harus diterima Barcelona saat bertandang ke markas Girona dalam lanjutan La Liga 2025/2026. Bermain di Estadi Montilivi, Selasa (17/2) dini hari WIB, Blaugrana tumbang dengan skor 1-2 meski sempat unggul lebih dahulu. Hasil ini membuat Barcelona turun peringkat klasemen dan kehilangan posisi puncak yang sebelumnya mereka kuasai. Kekalahan tersebut sekaligus menjadi peringatan serius bagi skuad asuhan Hansi Flick dalam persaingan gelar musim ini.
Barcelona Gagal Pertahankan Momentum di Babak Pertama
Sejak peluit awal dibunyikan, Barcelona langsung tampil agresif dan mendominasi penguasaan bola. Serangan demi serangan dibangun melalui kombinasi cepat lini tengah yang dikomandoi Frenkie de Jong. Selain itu, Lamine Yamal dan Raphinha kerap merepotkan pertahanan Girona lewat tusukan dari sisi sayap.
Berdasarkan statistik expected goals (xG), Barcelona mencatat angka 2,04 di babak pertama. Angka tersebut menunjukkan betapa intens tekanan yang diberikan tim tamu. Namun demikian, solidnya performa kiper Paulo Gazzaniga membuat semua peluang gagal berbuah gol. Bahkan, drama terjadi di masa injury time ketika penalti Lamine Yamal tidak mampu dikonversi menjadi keunggulan.
Di sisi lain, Girona juga sesekali mengancam lewat serangan balik cepat. Joan Garcia dipaksa melakukan dua penyelamatan krusial untuk menjaga gawangnya tetap aman hingga turun minum. Skor 0-0 pun menutup babak pertama yang berlangsung dalam tempo tinggi.
Drama Babak Kedua Bikin Blaugrana Turun Peringkat Klasemen
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Barcelona akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-59 melalui tandukan Pau Cubarsi yang memanfaatkan umpan silang Jules Kounde. Gol tersebut sempat membakar semangat tim tamu dan membuat mereka percaya diri mengamankan tiga poin.
Namun, keunggulan itu hanya bertahan singkat. Girona merespons cepat dan berhasil menyamakan kedudukan lewat Thomas Lemar setelah memanfaatkan kemelut di kotak penalti. Momentum pertandingan pun berubah drastis.
Ketika laga tampak akan berakhir imbang, Girona justru mencetak gol penentu pada menit ke-86 melalui Fran Beltran. Gol tersebut membuat Barcelona kehilangan fokus di menit-menit akhir. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah.
Akibat hasil ini, Barcelona turun peringkat klasemen ke posisi kedua dengan 58 poin, tertinggal dua angka dari Real Madrid yang kembali memimpin perburuan gelar. Situasi tersebut tentu menjadi tekanan tambahan bagi Blaugrana dalam beberapa pekan ke depan.
Evaluasi Barcelona Usai Kekalahan dari Girona
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Barcelona. Secara permainan, mereka mampu menciptakan banyak peluang. Akan tetapi, efektivitas penyelesaian akhir menjadi masalah utama. Selain itu, koordinasi lini belakang juga perlu diperbaiki, terutama dalam mengantisipasi serangan balik cepat lawan.
Hansi Flick menegaskan bahwa timnya harus segera bangkit. Kompetisi masih panjang, dan peluang untuk kembali ke puncak klasemen tetap terbuka. Namun demikian, Barcelona wajib tampil lebih konsisten jika ingin menjaga asa meraih gelar La Liga musim ini.
Dengan jadwal padat yang menanti, respons Barcelona pada laga berikutnya akan menjadi penentu arah perjalanan mereka di sisa musim.

